Universitas Islam Indonesia

Selamat datang di website Universitas Islam Indonesia
  • Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
Bahas Tema Logika Aristoteles dalam Qiyas, Dosen FIAI UII Ikuti Konferensi Internasional di Malaysia PDF Bookmark and Share Print E-mail
User Rating: / 0
PoorBest 
Wednesday, 16 March 2016

ImageInternasionalisasi dalam bidang pendidikan di Universitas Islam Indonesia (UII) terus menunjukkan perkembangan yang positif. Hal itu ditandai dengan semakin aktifnya dosen-dosen UII mengikuti konferensi internasional. Yang terbaru adalah Dr. Muhammad Roy Purwanto, S.Ag., M.Ag., Dosen Program Studi Hukum Islam (PSHI) Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) UII yang pada Selasa-Rabu 06-07 Jumadil Akhir 1437 H/14-15 Maret 2016 lalu mengikuti The International Conference on Arabic Studies and Islamic Civilization di International Islamic University College (IIUC) Selangor, Malaysia.

Konferensi internasional yang diikuti oleh peserta dari berbagai negara seperti Irak, Kuwait, Qatar, Turki, Saudi, Australia, Inggris, Nigeria, Aljazair, Tunisia, dan Maroko tersebut bertujuan untuk mengenalkan kajian-kajian terbaru tentang Islam dan peradabannya. Dalam kesempatan itu Roy Purwanto memaparkan presentasi tentang Logika Aristoteles dalam Qiyas dan Pengaruhnya dalam Pengambilan Hukum (Mantiqu Aristhuu fil Qiyaas wa Atsaruhu fii Istinbaath al-Ahkaam).

Menurutnya, salah satu dasar pengambilan hukum (selain Al-Qur’an dan Hadits) dalam Islam adalah qiyas. Qiyas bisa dimaknai sebagai perumusan hukum atas kasus yang tidak ada nash-nya dengan catatan ada kesamaan sebab hukum (‘illah). Meskipun dalam hal ini terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama, namun ada yang menarik karena logika yang dibangun oleh Aristoteles bisa masuk ke dalam Islam melalui konsep qiyas tersebut.

“Saat ini perkembangan hukum islam banyak mengalami stagnasi, hanya berada dalam kemapanan sementara masalah yang muncul sangat beragam, maka untuk mengatasi hal itu, diperlukan redevinisi dan rekonstruksi konsep qiyas. Salah satunya ditawarkan oleh Hasan Turabi dengan model qiyas yang lebih luas (qiyaas ausa’),” tutur Roy Purwanto.

Dosen yang akrab dipanggil Ustadz Roy tersebut sebelumnya pada Desember 2015 lalu juga telah melakukan penelitian internasional mengenai poligami di Tunisia dan Arab Saudi. Seperti diketahui bahwa dalam rangka mendapatkan pengakuan internasional dan mengembangkan keilmuan, FIAI UII terus mendorong para dosen (dan mahasiswa) untuk aktif dalam kegiatan internasional. “Harapannya akan semakin banyak dosen PSHI FIAI yang termotivasi untuk terus berkiprah di forum internasional melalui riset, publikasi jurnal, dan seminar internasional,” pungkasnya.




Share this Article ...
Live!Facebook!twitter!MySpace!Furl!Yahoo!
 
< Prev   Next >
About University
Campus Facilities
Centers and Departments
Directorate
Faculty and Programmes
Laboratory
Prospective Students
Student Affairs
Scholarship
Media Relations
Pemilu UII 2017
Contact
Web Directory
Blog
Email
Map of Campus
Site Map
Disable Campus Map