Universitas Islam Indonesia

Selamat datang di website Universitas Islam Indonesia
  • Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
UII dan Al-Qalam Institute Kaji Peran DSN dalam Lembaga Keuangan Syariah PDF Bookmark and Share Print E-mail
User Rating: / 0
PoorBest 
Thursday, 07 April 2016

ImageDewan Syariah Nasional (DSN) merupakan lembaga yang dibentuk oleh umat Islam guna mengawal jalannya lembaga keuangan syariah agar sesuai dengan prinsip-prinsip ekonomi syariah. Dalam perjalanannya, DSN menempatkan Dewan Pengawas Syariah (DPS) di lembaga keuangan syariah sebagai unit yang mengawasi kegiatan operasional lembaga tersebut. Keberadaan kedua lembaga tersebut menjadi menarik untuk dikaji karena perannya yang penting dalam mengawasi dan mengevaluasi produk keuangan syariah yang beredar di tengah masyarakat. Terlebih di tengah dinamika ekonomi global, tantangan untuk mengembangkan produk keuangan syariah juga semakin beragam dan kompleks.

Hal inilah yang kemudian menjadi pokok bahasan diskusi di antara UII dan Al-Qalam Institute of Ateneo de Davao University, Filiphina. Diskusi berlangsung di Ruang Sidang Pascasarjana, kampus Fakultas Ekonomi UII, Kamis (7/4). Diskusi dihadiri oleh para pakar ekonomi Islam dari Pusat Pengkajian dan Pengembangan Ekonomi Islam (P3EI) UII dan delegasi Filiphina yang sengaja berkunjung ke UII.

Rektor UII, Dr. Ir. Harsoyo, M.Sc menyambut baik inisiatif untuk menggelar diskusi yang melibatkan komunitas Muslim Filiphina. Sebelumnya, UII dan Al-Qalam Institute telah menjalin nota kesepahaman untuk saling bekerjasama. Setiap tahun, delegasi dari kedua pihak saling berkunjung ke kampus masing-masing guna membahas isu pengembangan ekonomi syariah.

“UII memiliki perhatian untuk mengembangkan sistem ekonomi Islam lewat kiprah di bidang akademis. Penyelenggaraan diskusi ini sejalan dengan visi UII untuk memberikan kebermanfaatan kepada semua pihak”, ungkapnya. Rektor juga berharap agar selepas diskusi terdapat rekomendasi yang dapat diberikan kepada pihak-pihak terkait.

Mussolini Sinsuat Lidasan, Direktur Eksekutif Al-Qalam Institute, sekali lagi membawa perwakilan akademisi dan tokoh dari komunitas Muslim Filiphina untuk berkunjung ke UII. Lembaga yang dipimpinnya memang tengah gencar memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya membangun identitas Muslim dan ekonomi Islam sebagai bagian dari bangsa Filiphina. Sebelum berkunjung ke UII, mereka menyempatkan diri berdiskusi dengan anggota DSN di Bogor.

Selama diskusi berlangsung, para peserta dari Filiphina cukup tertarik dengan peran DSN dan DPS di lembaga keuangan mikro syariah, seperti BMT. Hal ini salah satunya karena model BMT yang berangkat dari inisiatif masyarakat untuk membangun ekonomi di level mikro. Kondisi ini sedikit banyak memiliki kemiripan dengan komunitas Muslim Moro di Filiphina.

Menanggapi hal itu, Bekti Hendrianto, S.E., M.Ec, peneliti senior LP3EI menjelaskan bahwa BMT tidak semata-mata mengejar keuntungan semata namun juga menjalankan fungsi sosial. BMT di antaranya mengelola dana umat yang dikumpulkan dari infak, sedekah, zakat, dan wakaf. Dana tersebut dipergunakan untuk kepentingan sosial kemasyarakatan dan pendidikan.




Share this Article ...
Live!Facebook!twitter!MySpace!Furl!Yahoo!
 
< Prev   Next >
About University
Campus Facilities
Centers and Departments
Directorate
Faculty and Programmes
Laboratory
Prospective Students
Student Affairs
Scholarship
Media Relations
Pemilu UII 2017
Contact
Web Directory
Blog
Email
Map of Campus
Site Map
Disable Campus Map