Universitas Islam Indonesia

Selamat datang di website Universitas Islam Indonesia
  • Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
Tiga Mahasiswa UII Presentasikan Karya Ilmiah di Dubai PDF Bookmark and Share Print E-mail
User Rating: / 0
PoorBest 
Wednesday, 13 April 2016

ImageKeinginan yang kuat untuk memperoleh pengalaman internasional terkadang dapat menjadi motivasi untuk mengembangkan diri menjadi insan yang unggul. Terlebih sebagai mahasiswa, saat ini peluang untuk memperoleh pengalaman itu semakin terbuka. Hal inilah yang menjadi motivasi bagi tiga orang mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) UII untuk mengejar cita-citanya dapat tampil di forum akademik internasional. Berkat perjuangan yang gigih, ketiganya berhasil mendapat kesempatan untuk mempresentasikan karya ilmiahnya dalam sebuah forum ilmiah bertajuk International Conference on Teaching, Education, and Learning yang diadakan di Dubai, Uni Emirat Arab. Ketiga mahasiswa UII tersebut yakni, Razty Surisfika, Nuur Faridatun Nimah, dan Helmi Zunan Tanuwijaya mengikuti konferensi ilmiah yang digelar oleh lembaga Global Research and Development Service (GRDS) di Flora Grand Hotel, 23-24 Februari 2016.

Disampaikan oleh Razty Surisfika, salah seorang mahasiswa FK UII, keikutsertaan mereka dalam konferensi di Dubai dilatarbelakangi oleh motivasi untuk memiliki pengalaman internasional. “Saya sering mengikuti forum-forum yang banyak memotivasi anggotanya untuk dapat pergi ke luar negeri melalui prestasi. Salah satunya forum CLI (Central Language Improvement) yang ada di UII”, ungkap gadis asal Pontianak itu kepada Humas UII. Di samping itu, ada cita-cita terpendam yang sejak dulu diidamkannya, yakni bisa mengunjungi Dubai dan melihat secara langsung Burj Khalifa, salah satu gedung pencakar langit tertinggi di dunia.

Forum akademik internasional di Dubai itu sendiri dihadiri oleh ratusan akademisi dari berbagai negara. Kebanyakan para peserta merupakan peneliti dan pengajar yang telah bergelar master dan doktor. “Menjadi kebanggaan tersendiri karena kami bertiga merupakan sedikit dari peserta yang termuda di dalam forum. Terlebih kami masih berstatus mahasiswa undergraduate”, tambah Razty.

Dalam forum itu, mereka membawakan presentasi tentang aplikasi teori pembelajaran dewasa (adult learner) dalam pendidikan mahasiswa kedokteran. Dijelaskan oleh Razty, bahwa fase pendidikan sebagai mahasiswa kedokteran melewati beberapa tahapan yang tidak mudah, seperti tahap teori, praktik, pendidikan klinik, dan co-ass. Dalam melakukan penelitian, ia mendapat bimbingan dari dosen FK UII, dr.Syaefudin Ali Ahmad, M.Sc.

Untuk berhasil melewati berbagai fase itu, seorang mahasiswa kedokteran harus memiliki ciri-ciri sebagai seorang pembelajar dewasa. Beberapa di antaranya yakni memiliki rasa keingintahuan yang tinggi, motivasi belajar yang datang dari diri sendiri, sikap mandiri dan independen, serta berbasis pada problem solving. Sifat tersebut sejatinya harus terus diasah dan dilatih oleh para mahasiswa sejak memasuki bangku kuliah. Dengan demikian ini akan sangat membantu mereka dalam mengatasi permasalahan-permasalahan yang sering dihadapi sebagai mahasiswa, baik di kampus maupun di lingkungan eksternal kampus. Teori ini juga diaplikasikan dalam kurikulum Problem Based Learning yang sejak lama dijalankan oleh FK UII.




Share this Article ...
Live!Facebook!twitter!MySpace!Furl!Yahoo!
 
< Prev   Next >
About University
Campus Facilities
Centers and Departments
Directorate
Faculty and Programmes
Laboratory
Prospective Students
Student Affairs
Scholarship
Media Relations
Pemilu UII 2017
Contact
Web Directory
Blog
Email
Map of Campus
Site Map
Disable Campus Map