Universitas Islam Indonesia

Selamat datang di website Universitas Islam Indonesia
  • Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
Bangun Integritas Penegak Hukum, UII dan Komisi Yudisial Selenggarakan Klinik Etik dan Hukum PDF Bookmark and Share Print E-mail
User Rating: / 0
PoorBest 
Friday, 13 May 2016

ImageBertambahnya deretan oknum penegak hukum yang justru terjerat hukum akhir-akhir ini semakin mencoreng citra lembaga penegak hukum di Indonesia. Hal ini menandakan lemahnya integritas dari para penegak hukum dalam menjalankan tugasnya. Oleh karenanya, integritas dinilai sebagai salah satu komponen penting yang harus segera ditegakkan untuk mengembalikan marwah penegak hukum di Indonesia. Pembangunan integritas tersebut sejatinya dapat diawali dari perguruan tinggi khususnya fakultas hukum yang menjadi tempat mendidik para calon aparat penegak hukum, baik itu hakim, jaksa, advokat, maupun polisi.

Demikian seperti disampaikan Wakil Ketua Komisi Yudisial (KY) RI, Sukma Violetta, S.H., LL.M dalam acara jumpa pers pembukaan program Klinik Etik dan Hukum, hasil kerjasama antara KY dan Fakultas Hukum UII. Acara berlangsung di kampus FH UII, Jalan Tamansiswa No. 158 Yogya pada Kamis (13/5). Dalam pembukaan itu juga dilangsungkan seminar nasional yang membahas tentang revitalisasi sistem dan mekanisme pengawasan penegak hukum di Indonesia.

Dikatakan Sukma Violetta, sebagai lembaga yang diamanahi undang-undang untuk melakukan fungsi pengawasan, KY menilai pembangunan integritas perlu ditanamkan sejak dini bagi para generasi muda yang akan berkecimpung di dunia penegakan hukum. “Pembangunan integritas melalui mekanisme kelembagaan di lembaga peradilan seringkali menemui resistensi dan berbagai kendala. Oleh karenanya, kami harus menjemput bola dengan hadir di perguruan tinggi”, ujarnya.

Saat ini setidaknya telah terdapat 13 perguruan tinggi di Indonesia yang telah digandeng KY untuk menjalankan program ini. UII terpilih sebagai satu-satunya perguruan tinggi di Yogya yang akan menjalankan program klinik etik dan hukum.

Sementara itu, Dekan FH UII, Dr. Aunur Rohim Faqih, SH, M.Hum menyambut baik atas terjalinnya kerjasama ini. Menurutnya, kerjasama sejalan dengan upaya yang terus dilakukan FH UII untuk mencetak para insan hukum yang berintegritas dan profesional. “Kita selalu tekankan kepada mahasiswa silakan mau menjadi aparat, akademisi, atau pegiat masyarakat. Yang penting selalu pegang teguh nilai-nilai integritas”, tandasnya.

Para mahasiswa FH UII yang terpilih mengikuti klinik etik dan hukum telah melalui beberapa tahapan seleksi. Di mana selain kemampuan akademisnya yang di atas rata-rata juga memiliki kepribadian baik yang dinilai lewat seleksi wawancara. Peserta yang telah selesai menempuh proses pendidikan klinik etik dan hukum nantinya juga akan mendapatkan sertifikat.




Share this Article ...
Live!Facebook!twitter!MySpace!Furl!Yahoo!
 
< Prev   Next >
About University
Campus Facilities
Centers and Departments
Directorate
Faculty and Programmes
Laboratory
Prospective Students
Student Affairs
Scholarship
Media Relations
Pemilu UII 2017
Contact
Web Directory
Blog
Email
Map of Campus
Site Map
Disable Campus Map