Universitas Islam Indonesia

Selamat datang di website Universitas Islam Indonesia
  • Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
Program Pascasarjana FH UII Kembali Luluskan Doktor Baru PDF Bookmark and Share Print E-mail
User Rating: / 0
PoorBest 
Friday, 13 May 2016

ImageZulfirman, SH., MH., berhasil mempertahankan disertasinya yang mengambil judul “Hubungan Kontraktual Sebagai Hak Asasi Manusia dan Perlindungan Oleh Negara di Indonesia” dalam Ujian Terbuka Program Doktor Ilmu Hukum Program Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (FH UII), Kamis (12/5), yang digelar di Kampus UII, Jl. Cikditiro Yogyakarta.

Dalam ujian yang dipimpin oleh Rektor UII, Dr. Ir. Harsoyo, M.Sc. ini promovendus berhasil meraih predikat sangat memuaskan. Disertasi Zulfirman dipromotori oleh Prof. Dr. Ridwan Khairandy, SH., M.Hum. dengan Co Promotor Dr. Suparman Marzuki, SH., MSi. Sementara bertindak sebagai penguji antara lain Prof. Dr. Agus Yudha Hernoko, SH., MH., Prof. Dr. Eddy Os Hieriej, SH., MH., Prof. Jawahir Tontowi, SH., PhD. dan Dr. Siti Anisah., SH., M.Hum.

Dalam disertasinya disampaikan, manusia sebagai makhluk sosial memiliki hak moral berupa hak dasar, mengandung nilai kebabasan dan persamaan sebagai nilai antitomi. Manusia berdasarkan hak dasarnya bebas melakukan kontrak untuk memenuhi kebutuhan dan kualitas hidupnya.

Negara sebagai produk kontrak sosial menurut Zulfirman berkewajiban melindungi hak dasar manusia melalui undang-undang yang mencerminkan bagaimana sikap, seharusnya sikap dan pengembangan potensi negara untuk melindungi hak moral manusia yaitu kebebasan membuat kontrak diformulasikan menjadi hak hukum di Indonesia.

Disimpulkan dalam penelitiannya, perlindungan hak dasar manusia dalam konstitusi dilakukan dengan melapiskan nilai kebebasan dan persamaan dengan cara menambahkan hak-hak individu dalam konstitusi yang sudah mengatur lebih dahulu hak-hak kolektif dan membuat norma hukum kewajiban asasi di samping hak asasi.

Penguatan hak dasar manusia dalam praktik pengadilan masih sebatas HAM prosedural belum menyentuh pada HAM subtansial sebagaimana terlihat hakim memberikan hukuman penjara terhadap pelaku kontrak yang tidak memenuhi kewajiban kontraktualnya. Dari hasil penelitiannya, ia menyarankan agar dilakukan pendidikan formal dan informal tentang hak sipil bagi semua penegak hukum agar memahami hukum sejatinya menjaga martabat manusia.

Dengan kelulusannya ini, menjadikan Zulfirman sebagai doktor ke-55 dengan sistem pembelajaran tersetruktur pada Program Pascasarjana FH UII dan menjadi doktor ke-95 dalam lingkup pendidikan Pascasarjana di lingkungan UII.




Share this Article ...
Live!Facebook!twitter!MySpace!Furl!Yahoo!
 
< Prev   Next >
About University
Campus Facilities
Centers and Departments
Directorate
Faculty and Programmes
Laboratory
Prospective Students
Student Affairs
Scholarship
Media Relations
Pemilu UII 2017
Contact
Web Directory
Blog
Email
Map of Campus
Site Map
Disable Campus Map