Universitas Islam Indonesia

Selamat datang di website Universitas Islam Indonesia
  • Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
Kemampuan Fotografi Jurnalistik Diperlukan dalam Menghasilkan Foto Berkualitas PDF Bookmark and Share Print E-mail
User Rating: / 0
PoorBest 
Wednesday, 01 June 2016

ImageDalam menjalankan tugas sehari-hari sebagai pewarta, salah satu kemampuan yang wajib dimiliki adalah fotografi jurnalistik. Sebab seorang pewarta tidak hanya dituntut dapat menghasilkan teks berita namun juga foto yang dapat melengkapi berita tersebut. Foto juga dianggap dapat mewakili gambaran peristiwa yang tidak dapat diungkapkan sepenuhnya hanya lewat teks. Melalui foto, pembaca berita juga akan lebih mudah menangkap informasi mengenai peristiwa yang terjadi. Hal inilah yang mendasari pentingnya seorang pewarta untuk menguasai kemampuan fotografi jurnalistik.

Sebagaimana tergambar dalam suasana Workshop Fotografi Jurnalistik yang berlangsung di Gedung Prof. Dr. Sardjito, kampus terpadu UII pada Selasa (31/5). Workshop yang diselenggarakan oleh Direktorat Humas UII ini diikuti oleh staf humas dari berbagai fakultas di lingkungan UII dan perwakilan lembaga pers mahasiswa.

Wakil Rektor II UII, Dr. Nur Feriyanto, M.Si dalam sambutannya mengatakan UII setiap harinya diwarnai dengan berbagai kegiatan yang memiliki kandungan nilai berita yang tinggi. Sudah menjadi tugas humas dan lembaga pers mahasiswa untuk mendokumentasikan kegiatan itu dalam bentuk berita sehingga dapat dikonsumsi oleh sivitas akademika maupun masyarakat umum. Dalam meliput suatu kegiatan, foto merupakan bagian aktifitas yang tak terpisahkan.

“Hadirnya fotografi jurnalistik tidak hanya memperkuat nilai penyampaian berita namun juga turut memberi warna dalam dunia pemberitaan sehingga pembaca lebih tertarik untuk mendalami isi berita”, katanya. Oleh karena itu, ia berharap workshop dapat membekali peserta dengan kemampuan fotografi jurnalistik sehingga nantinya mampu menghasilkan foto berkualitas.

Sementara Direktur Humas UII, Karina Utami Dewi, S.IP., MA mengapresiasi animo peserta yang bersemangat untuk datang menghadiri workshop ini. “Kami berharap wokshop ini juga semakin memperkuat sinergi di antara humas pusat dengan humas di tingkat fakultas dan lembaga pers mahasiswa untuk memberitakan kegiatan di UII”, tambahnya.

Sedangkan pemateri workshop adalah Ferganata Indra Riatmoko, fotografer Harian Kompas yang telah memiliki segudang pengalaman dalam hal ini. Pria yang akrab dengan sapaan Ferganata ini menyampaikan gambar adalah sarana bagi seorang fotografer, sebagaimana kata-kata yang digunakan sebagai seorang penulis untuk mengungkapkan apa yang diinginkannya. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menghasilkan foto juranalistik, antara lain signifikansi, aktualitas, kedekatan, nilai kontroversial, dampak, ketokohan, dan human interest.

Menurutnya, pewarta juga dapat menambahkan teks dalam foto yang dihasilkannya. “Untuk menjadi suatu foto berita yang utuh, sebuah foto membutuhkan ‘berita’ atau penggalan berita yang dituangkan dalam teks, yang sering disebut sebagai caption”, tambahnya. Caption selayaknya memenuhi unsur 5W+1H dan sebisa mungkin detail, lengkap dan akurat, seperti kaidah-kaidah penulisan berita.

Image 




Share this Article ...
Live!Facebook!twitter!MySpace!Furl!Yahoo!
 
< Prev   Next >
About University
Campus Facilities
Centers and Departments
Directorate
Faculty and Programmes
Laboratory
Prospective Students
Student Affairs
Scholarship
Media Relations
Pemilu UII 2017
Contact
Web Directory
Blog
Email
Map of Campus
Site Map
Disable Campus Map