Universitas Islam Indonesia

Selamat datang di website Universitas Islam Indonesia
  • Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
Mahasiswa UII Bekali Warga Pantai Baru, Bantul dengan Skill Kewirausahaan dan Akuntansi PDF Bookmark and Share Print E-mail
User Rating: / 0
PoorBest 
Friday, 03 June 2016

Image
www.yogyakarta.co
Tumbuhnya kawasan wisata di sekitar Pantai Baru, Srandakan, Bantul turut menghidupkan geliat perekonomian warga yang tinggal di sekitar kawasan itu. Melihat potensi wisata di sana, tak sedikit warga yang memanfaatkannya untuk membuat berbagai jenis usaha penunjang pariwisata. Di antaranya seperti pengelola bisnis warung kuliner, penyedia jasa tempat parkir, pengelola toilet, dan pengelola wahana permainan di sekitar pantai. Adanya berbagai bisnis ini juga menjadikan Pantai Baru semakin nyaman untuk dikunjungi wisatawan karena kelengkapan fasilitas yang ada.

Namun, meski telah lama menjalankan usaha, ternyata tidak sedikit warga yang masih mengelola usahanya dengan konsep tradisional. Arus keuangan yang terdiri dari pemasukan maupun pengeluaran kurang tercatat dengan baik. Keuntungan yang sebenarnya bisa disisihkan sebagai modal pengembangan usaha pun justru tergerus untuk konsumsi sehari-hari. Hal ini menyulitkan warga untuk memetakan sejauh mana perkembangan usahanya. Selain itu, warga juga membutuhkan ilmu tentang inovasi dan manajemen usaha yang profesional. Di sinilah pentingnya training tentang kewirausahaan bagi warga.

Demikian disampaikan oleh Tri Kusumaningrum Rahmawati, mahasiswa Manajemen UII yang terpantik untuk mengadakan program pelatihan kewirausahaan dan akuntansi bagi warga Pantai Baru, Bantul. Inisiatifnya untuk mengadakan program itu berawal ketika ia dan beberapa temannya berkunjung ke Pantai Baru untuk mengadakan program pengabdian masyarakat.

“Awalnya kami ingin melakukan program pengabdian saja. Setelah ke lapangan dan banyak berbincang dengan warga, kami ketahui jika mereka sudah cukup maju dalam pengembangan kawasan wisata. Namun kelemahannya masih kurang tertib dalam hal pembukuan dan manajemen kewirausahaan”, kisahnya. Berangkat dari hal itu, ia dan keempat orang rekannya kemudian merancang program yang dapat menjawab permasalahan warga secara lebih spesifik.

“Dalam merancang program, kami juga menjaring masukan dan saran dari segenap elemen masyarakat yang terlibat langsung dalam kegiatan ekonomi kepariwisataan, seperti kelompok sadar wisata dan pemuda karang taruna. Ini bertujuan agar warga juga merasa memiliki program”, tambahnya.

Sedangkan untuk penyelenggaraan pelatihan, mereka juga menggandeng mitra eksternal. “Untuk pelatihan motivasi kewirausahaan dan pembukuan akuntansi, kami datangkan trainer dari lingkungan kampus. Sedangkan untuk pelatihan pengelolaan kawasan wisata yang ramah lingkungan, kami menggandeng Balai Lingkungan Hidup”, ujarnya.

Di samping membekali warga dengan skill pelatihan, tim mahasiswa UII ini juga mengajak warga sekitar untuk lebih peduli dengan kelestarian lingkungan di kawasan pantai. Pasalnya, pada masa puncak liburan, volume sampah yang meningkat seringkali menjadi masalah tersendiri. Hal ini menyebabkan kawasan wisata terkesan kotor dan kumuh. Untuk itu, bersama warga, tim mahasiswa UII juga mengadakan pemasangan papan himbauan untuk membuang sampah pada tempatnya serta memberikan bantuan berupa sarana tempat sampah bagi warga Pantai Baru.




Share this Article ...
Live!Facebook!twitter!MySpace!Furl!Yahoo!
 
< Prev   Next >
About University
Campus Facilities
Centers and Departments
Directorate
Faculty and Programmes
Laboratory
Prospective Students
Student Affairs
Scholarship
Media Relations
Pemilu UII 2017
Contact
Web Directory
Blog
Email
Map of Campus
Site Map
Disable Campus Map