Universitas Islam Indonesia

Selamat datang di website Universitas Islam Indonesia
  • Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
UII Selenggarakan Buka Bersama dengan Seluruh Pegawai Purna Tugas PDF Bookmark and Share Print E-mail
User Rating: / 0
PoorBest 
Wednesday, 29 June 2016

ImageDalam rangka menjaga tali silaturahim di antara sivitas akademika UII terutama pimpinan dan seluruh pegawai yang sedang mengemban amanah dengan para Pegawai Purna Tugas, pada Selasa (28/6) sore bertempat di Gedung Auditorium Abdul Kahar Mudzakkir diselenggarakan Buka Bersama sekaligus pengajian Akbar.

Rektor UII Dr. Ir. Harsoyo, M.Sc. dalam sambutannya menyampaikan bahwa momen buka bersama diharapkan dapat menjaga dan menguatkan tali persaudaraan dengan seluruh pegawai yang pernah mengemban tugas di UII. “Semoga merekatkan ukhuwah antara yg purna tugas dan yang masih bertugas. Terima kasih setinggi tingginya pada purna tugas karena UII bisa besar seperti sekarang karena jasa para purna tugas dahulu. Oleh karena itu, sebagi bentuk ibadah kita pada Allah kita melaksanakan tugas dengan amanah.” Ujar Dr. Harsoyo.

Dr. Harsoyo juga mengajak seluruh keluarga besar UII agar senantiasa saling mengingatkan pada kebaikan sehingga bisa lebih berhati-hati dalam menjalani hidup. “Semoga puasa menjadikan kita lebih hati-hati, yang halal pun tidak boleh kita makan apalagi yang haram.” Jelas Dr. Harsoyo.

Pengajian yang disampaikan oleh Ir. Munichy B. Edrees, M.Arch. mengajak agar sivitas UII terus menigkatkan kesyukuran terhadap nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT. Dengan bersyukur niscaya UII akan mampu terus berkembang dan diberikan semakin banyak lagi nikmat dan kebaikan.

“Allah sangat benci pada hambanya yang diberi nikmat tidak bersyukur dan diberi cobaan tidak sabar.” Tegasnya.

Dijelaskan Cicit KH. Ahmad Dahlan tersebut, manusia diciptakan oleh Allah tidak ada tujuan lain melainkan agar beribadah sebagaimana dijelaskan dalam Surat Adza-Dzariyat ayat 56. “Kita hidup di dunia ini hanya untuk ibadah, namun ibadah bukan hanya sholat, haji, dan sejenisnya.

Ibadah ada mahdhah dan ghoiru mahdhah. Ibadah yang langsung dengan Allah atau Hamblumminallah dan ibadah yang antara manusia atau hablumminannas.” Paparnya.

Dalam menjalankan ibadah mahdhah, harus berdasarkan tuntunan yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW karena jika tidak sesuai maka otomatis ibadah tersebut akan tertolak. “Ibadah juga harus dilakukan sesuai yang diperintahkan oleh Nabi. Tidak boleh membuat-buat tanpa ada dasarnya dari Nabi karena hal tersebut bid’ah, jika tidak ada tuntunannya maka tertolak.” Lanjut mantan Ketua Ikatan Arsitek Indonesia tersebut.

“Hidup di dunia tidak bisa semau kita,  harus ada tuntunannya, maka sebagai umat Islam harus menjadikan Al-Quran sebagai imam, pedoman hidup di dunia untuk menggapai akhirat dan syurga.” Lanjutnya.

Di akhir ceramahnya ia mengajak para jamaah yang hadir agar menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup yang membimbing manusia melakukan kebaikan-kebaikan. “Marilah bapak-bapak, ibu-ibu dan saudara-saudara sekalian jadikan Al-Quran sebagai huda linnas, sebagai pembeda mana yang benar dan salah. Jangan hanya di baca khatam ulang khatam ulang tapi tidak ditadabburi maknanya dan mengamalkan isinya.” Tutupnya.

 




Share this Article ...
Live!Facebook!twitter!MySpace!Furl!Yahoo!
 
< Prev   Next >
About University
Campus Facilities
Centers and Departments
Directorate
Faculty and Programmes
Laboratory
Prospective Students
Student Affairs
Scholarship
Media Relations
Pemilu UII 2017
Contact
Web Directory
Blog
Email
Map of Campus
Site Map
Disable Campus Map