Universitas Islam Indonesia

Selamat datang di website Universitas Islam Indonesia
  • Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
FTSP UII Diskusikan Pendirian Prodi S3 Tekni Sipil Bersama Asesor DIKTI PDF Bookmark and Share Print E-mail
User Rating: / 0
PoorBest 
Thursday, 30 June 2016

ImageTingginya kebutuhan tenaga ahli di bidang konstruksi seringkali tidak berbanding lurus dengan kemampuan perguruan tinggi untuk menyediakan pendidikan strata tiga di bidang tersebut. Padahal sebagai negara yang tengah giat membangun, Indonesia sangat membutuhkan sumberdaya manusia yang memiliki kapabilitas dan kapasitas keilmuan yang mumpuni. Masih terbatasnya perguruan tinggi Indonesia yang menyelenggarakan pendidikan S-3 Teknik Sipil juga menyebabkan para mahasiswa lebih memilih menempuh studi di luar negeri. Hal inilah yang kemudian mendorong Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) UII untuk menggodok pembentukan prodi S-3 Teknik Sipil.

Sebagaimana disampaikan Rektor UII, Dr. Ir. Harsoyo, M.Sc ketika membuka forum diskusi yang membahas topik serupa bersama dengan para asesor DIKTI. Diskusi yang dihadiri segenap pengajar prodi Teknik Sipil UII ini berlangsung di Ruang Dekanat FTSP UII, Rabu (29/6). Asesor DIKTI yang hadir pada kesempatan tersebut, antara lain Prof. Dr. Adang Suwandi Ahmad dari ITB Bandung, Prof. Dr. Ir. Syamsul Rizal dari UNSYIAH Aceh, dan Prof. Dr. Ir. Salengke, M.Sc dari UNHAS Makasar.

Dikatakan Rektor, tantangan untuk membangun pendidikan S-3 Teknik Sipil di dalam negeri semakin mendesak manakala melihat rasio jumlah doktor dan penduduk di Indonesia yang masih timpang. “Jumlah doktor di Indonesia masih tertinggal jika dibandingkan negara-negara lain, seperti Malaysia, India, dan negara-negara maju. Dengan jumlah doktor sebanyak 24.642 orang, perbandingannya 98/1 juta penduduk”, ujarnya. Sebagai perguruan tinggi tertua nasional, UII merasa terpanggil untuk menjawab tantangan ini.

Sedangkan Ketua Pendirian Prodi S-3 Teknik Sipil UII, Prof. Ir. Widodo, Ph.D menambahkan FTSP UII berencana mengembangkan prodi yang secara spesifik memiliki keunggulan di bidang kebencanaan dan manajemen risiko bencana. Tentunya di samping fokus pada peningkatan kapasitas keilmuan di bidang teknik sipil, para peserta juga akan mendapatkan bekal keilmuan di bidang yang terkait dengan ilmu kebencanaan.

“Kita menyusun kurikulum yang menggabungkan pendekatan multidisipliner antara ilmu eksak teknik sipil dan ilmu sosial bidang menajemen bencana”, ungkapnya. Hal ini juga didasarkan pada pengalaman UII yang cukup intens menangani berbagai persoalan kebencanaan, mulai dari erupsi gunung berapi, gempa bumi, dan tanah longsor.

Sementara salah seorang asesor DIKTI, Prof. Dr. Adang Suwandi Ahmad berpesan agar dalam mendirikan prodi terus menjalin komunikasi dengan para asesor. Sebab mereka memiliki pengalaman sebagai pihak yang lebih awal merintis prodi S-3 bidang teknik di lingkungan universitasnya masing-masing. Pengalaman tersebut dapat menjadi bahan pembelajaran bagi FTSP UII.




Share this Article ...
Live!Facebook!twitter!MySpace!Furl!Yahoo!
 
< Prev   Next >
About University
Campus Facilities
Centers and Departments
Directorate
Faculty and Programmes
Laboratory
Prospective Students
Student Affairs
Scholarship
Media Relations
Pemilu UII 2017
Contact
Web Directory
Blog
Email
Map of Campus
Site Map
Disable Campus Map