Universitas Islam Indonesia

Selamat datang di website Universitas Islam Indonesia
  • Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
Dosen Adalah Peneliti Yang Mengajar PDF Bookmark and Share Print E-mail
User Rating: / 0
PoorBest 
Tuesday, 09 August 2016

ImageKedudukan dosen sebagai penggerak utama roda kehidupan akademik di kampus ditopang oleh berbagai aktifitas yang dijalankannya. Aktifitas itu utamanya bertumpu pada penelitian, pengajaran/pendidikan, dan pengabdian masyarakat. Aktifitas penelitian sejatinya mendapat porsi yang lebih besar untuk dijalankan seorang dosen. Hal ini karena meneliti merupakan ruh utama seorang dosen. Lewat meneliti, dosen menghasilkan ilmu pengetahuan yang nantinya akan didistribusikan lewat publikasi. Penelitian dosen juga menjadi media pembelajaran terbaik bagi para mahasiswanya di samping bahan ajar yang diperoleh dari buku-buku.

Seperti disampaikan oleh Prof. Dr. Noorhaidi Hasan dalam kegiatan Workshop Metodologi Riset yang mengusung tema “Menjadi Peneliti Profesional Penakluk Jurnal Internasional”. Workshop tersebut digelar di Gedung FIAI UII, Selasa (9/8) dengan menghadirkan para dosen dan peneliti dari berbagai program studi yang ada di lingkungan FIAI UII.

Menurut Prof. Noorhaidi Hasan, peran untuk meneliti ini seringkali dikesampingkan para dosen yang belum menyadarinya. “Di Indonesia kita sering terbolak-balik di mana dosen lebih banyak mengajar namun jarang meneliti. Akibatnya dosen hanya mentransfer ilmu kepada mahasiswa bukan memproduksi ilmu pengetahuan seperti seharusnya”, ungkap Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta itu.

Menurutnya, jika mentransfer ilmu kepada mahasiswa dengan sekedar bermodal bahan buku ajar, peran tersebut sudah dijalankan oleh para pendidik di tingkat sekolah menengah. Ia optimis sebenarnya para dosen di Indonesia memiliki potensi yang besar untuk menghasilkan penelitian berkualitas. Terlebih saat ini banyak dosen muda yang mulai bergabung di jajaran perguruan tinggi negeri dan swasta.

Oleh karena itu, Prof. Noorhaidi Hasan menyemangati peserta untuk berlomba-lomba menghasilkan penelitian berkualitas sesuai dengan bidang keilmuannya. Semakin berkualitas penelitian yang dihasilkan, semakin besar penelitian itu berpotensi dapat dimuat di jurnal ilmiah internasional. Hal ini tentunya akan berdampak pada kredibilitas dosen sekaligus institusi yang menaunginya.

Untuk menghasilkan penelitian berkualitas, seorang dosen harus memahami dengan baik apa itu metodologi penelitian. Menurutnya, metodologi penelitian bersifat universal di mana tidak ada pengkhususan bagi ilmu eksak, sosial, penelitian pustaka, maupun penelitian lapangan. “Dosen harus pandai-pandai membaca fenomena sosial di sekitarnya. Selanjutnya dibingkai dengan kacamata peneliti untuk menjelaskan hal-hal baru dari fenomena itu yang belum dapat dipahami atau dijelaskan oleh masyarakat maupun peneliti sebelumnya”, imbuhnya.




Share this Article ...
Live!Facebook!twitter!MySpace!Furl!Yahoo!
 
< Prev   Next >
About University
Campus Facilities
Centers and Departments
Directorate
Faculty and Programmes
Laboratory
Prospective Students
Student Affairs
Scholarship
Media Relations
Pemilu UII 2017
Contact
Web Directory
Blog
Email
Map of Campus
Site Map
Disable Campus Map