Universitas Islam Indonesia

Selamat datang di website Universitas Islam Indonesia
  • Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
Mahasiswa UII Kembangkan Aplikasi Peringatan Dini Demam Berdarah PDF Bookmark and Share Print E-mail
User Rating: / 0
PoorBest 
Thursday, 11 August 2016

Image
http://www.jogpaper.com
Merebaknya wabah demam berdarah di suatu daerah seringkali menjadi momok bagi masyarakat, khususnya para orangtua. Munculnya demam berdarah, seringkali baru diketahui manakala ada anggota masyarakat yang terjangkit virus tersebut. Anak-anak termasuk anggota masyarakat yang rentan terkena demam berdarah karena aktifitasnya yang berada di sekitar lokasi endemik wabah ini, seperti rumah, taman bermain, dan sekolah. Terlambatnya penanganan atas merebaknya wabah demam berdarah dapat berakibat semakin tersebarnya penyakit ini yang dibawa oleh nyamuk aedes aegypti. Selama ini upaya menangani demam berdarah pun lebih banyak berfokus pada tindakan. Padahal upaya pencegahan sebenarnya dapat lebih efektif untuk dimaksimalkan.

Hal inilah yang kemudian memancing kreatifitas mahasiswa UII untuk mengembangkan aplikasi yang dapat memberikan peringatan dini tentang bahaya wabah demam berdarah. Adalah Billy Sabella, Mahasiswa Magister Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII), orang yang berada di balik pengembangan aplikasi unik ini. Aplikasi early warning system (EWS) ciptaannya, mampu memprediksi waktu penularan penyakit demam berdarah di suatu daerah.

Dalam mengembangkan aplikasinya itu, Billy Sabella menggunakan sampel bantuan data kasus DBD di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, selama 10 tahun terakhir. Berpatokan pada data tersebut, aplikasi buatannya dapat memperkirakan usia rentan terjangkit dan kisaran jumlah penderita.

“Ada tiga faktor yang menjadi penyebab menularnya penyakit demam berdarah yaitu faktor host, faktor lingkungan, dan faktor perilaku. Semakin berkembangnya penyebaran penyakit demam berdarah menjadikan indikator penyebab penyebaran penyakit semakin bertambah,” kata Billy Sabella yang didampingi Lizda Iswari ST MSc, Aridhayati Arifin ST MCs (dosen Prodi Teknik Informatika), dan Izzati Muhimmah ST MSc PhD (Ketua Pusat Studi Informatika Medis) di Yogyakarta, Selasa (9/8/2016).

Ia juga menambahkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara curah hujan, kelembaban udara, kelompok usia penderita demam berdarah dan kepadatan penduduk. “Jadi wilayah dengan curah hujan tinggi, kelembaban tinggi, wilayah padat penduduk dan jumlah kelompok usia anak-anak akan meningkatkan penyebaran penyakit demam berdarah,” kata Billy.

Berbekal aplikasinya Billy mencontohkan, dengan kelembaban udara 85-87 persen dan curah hujan 3-109 mm, kasus DBD diperkirakan akan menyerang anak usia 0-4 tahun dengan kemungkinan 94 persen, dan jumlah penderita berkisar 0-7 anak.

Dosen pembimbing Billy, Lizda Iswari mengatakan, dengan aplikasi tersebut orang tua terutama yang memiliki anak usia 0-4 tahun dapat mengantisipasi penyakit DBD. Salah satu caranya adalah menjaga anak-anak agar jangan sampai tergigit nyamuk aedes agypti dengan memasang kelambu pada tempat tidur anak dan memberikan lotion anti nyamuk ketika anak akan pergi bermain di luar rumah.

Sementara, Ketua Pusat Studi Informatika Medis FTI UII Izzati Muhimmah mengatakan penyakit DBD hampir selalu menjadi kasus endemik di beberapa daerah setiap tahunnya. "Antisipasi maupun penanganannya sering terseok-seok sehingga harus jatuh banyak korban. Di masa datang, kondisi semacam itu barangkali tidak harus terjadi lagi," katanya.

Menurut dia, dengan mengetahui perkiraan kasus DBD tersebut, dinas kesehatan atau pengambil kebijakan yang lain diharapkan bisa mengantisipasi sekaligus menangani kasus DBD secara lebih tepat.




Share this Article ...
Live!Facebook!twitter!MySpace!Furl!Yahoo!
 
< Prev   Next >
About University
Campus Facilities
Centers and Departments
Directorate
Faculty and Programmes
Laboratory
Prospective Students
Student Affairs
Scholarship
Media Relations
Pemilu UII 2017
Contact
Web Directory
Blog
Email
Map of Campus
Site Map
Disable Campus Map