Universitas Islam Indonesia

Selamat datang di website Universitas Islam Indonesia
  • Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
FTSP UII Selenggarakan Seminar Pengurangan Risiko Bencana PDF Bookmark and Share Print E-mail
User Rating: / 0
PoorBest 
Friday, 02 September 2016

ImageMeningkatnya risiko bencana yang terus terjadi di berbagai wilayah Indonesia mendapat respon dari kalangan akademisi perguruan tinggi. Salah satunya yakni Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) UII yang menggelar seminar bertemakan Pengurangan Risiko Bencana. Seminar secara sepsifik membahas tentang pengurangan risiko bencana dengan memakai pendekatan sosial dan budaya yang mudah dicerna oleh masyarakat. Seminar tersebut berlangsung di Auditorium Gedung Mohammad Natsir FTSP UII pada Rabu (31/8) serta dihadiri setidaknya 100 sivitas akademika dan tamu undangan dari berbagai perguruan tinggi.

Dekan FTSP UII, Dr.–Ing. Widodo, M.Sc dalam sambutannya mengatakan selama ini sebagian orang cenderung mengaitkan terjadinya bencana sebagai akibat dari perilaku sosial masyarakat setempat yang mulai banyak melanggar norma agama dan sosial. Namun sebagai akademisi hendaknya berupaya mencari solusi ilmiah yang sesuai dengan bidang keilmuannya.

Sementara narasumber Lilik Kurniawan, ST., MT selaku Direktur Pengurangan Risiko Bencana (PRB) BNPB berbicara mengenai “Sekolah Sungai Pengurangan Risiko Bencana”. Menurutnya terdapat empat tantangan Indonesia menghadapi bencana lima tahun ke depan yaitu masalah geologi yang semakin dinamis, perubahan iklim yang telah hadir, degradasi lingkungan yang terus meningkat, dan adanya perubahan demografi.

Guna menangani hal itu Lilik berharap perlu adanya konsep gerakan pengurangan risiko bencana yang sinergis antara pemerintah, masyarakat dan dunia usaha. Kerjasama juga menekankan pada kemandirian masyarakat. “Hal ini bertujuan agar komunitas mampu mengelola risiko, mengurangi, maupun memulihkan diri dari dampak bencana tanpa ketergantungan dari pihak luar”, katanya.

Sedangkan narasumber lain dari The World Bank, Dr. Iwan Gunawan menyampaikan bahwa bencana adalah keunikan, dan terjadi sama di tempat manapun namun penanganannya berbeda-beda. Dicontohkan terjadinya bencana letusan antara gunung merapi, gunung sinabung, dan gunung kelud penanganannya berbeda dalam urutan kejadian, dampak, kebutuhan masyarakat, maupun kapasitas daerahnya. Oleh karenanya diperlukan pendekatan socio engineering. Socio engineering menggabungkan pendekatan teknis proses sosial di masyarakat.




Share this Article ...
Live!Facebook!twitter!MySpace!Furl!Yahoo!
 
< Prev   Next >
About University
Campus Facilities
Centers and Departments
Directorate
Faculty and Programmes
Laboratory
Prospective Students
Student Affairs
Scholarship
Media Relations
Pemilu UII 2017
Contact
Web Directory
Blog
Email
Map of Campus
Site Map
Disable Campus Map