Universitas Islam Indonesia

Selamat datang di website Universitas Islam Indonesia
  • Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
NUNI Diharapkan Membantu PT Meraih Reputasi Internasional PDF Bookmark and Share Print E-mail
User Rating: / 0
PoorBest 
Tuesday, 20 September 2016

ImageUniversitas Islam Indonesia (UII) dipilih sebagi salah satu penyelenggara kegiatan Rapat Koordinasi Program Kerja Sama Nationwide University Network in Indonesia (NUNI) 2016 bersama dengan Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) dan Universitas Sanata Dharma (USD), 20-21 September 2016. Kegiatan rapat koordinasi ini merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh NUNI yang mana merupakan forum jejaring perguruan tinggi di Indonesia.

NUNI merupakan forum jejaring yang diinisiasi oleh Universitas Bina Nusantara dan kini beranggotakan 21 perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta yang ada di Indonesia. Forum jejaring ini memiliki tujuan untuk meningkatkan mobilitas mahasiswa, dosen, serta riset kolaboratif antar perguruan tinggi yang menjadi anggota NUNI. Perguruan tinggi lainnya yang telah bergabung sebagai anggota NUNI di antaranya yakni Universitas Brawijaya, Universitas Kristen Petra, Universitas Udayana, Universitas Andalas, Universitas Hasanuddin, Universitas Sumatera Utara, Universitas Muhammadiyah Malang serta Universitas Padjadjaran. UII sendiri telah bergabung sebagai anggota aktif NUNI sejak tahun 2015 yang lalu.

Dalam rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi NUNI Tahun 2016 ini, kegiatan hari pertama diselenggarakan di Kampus UII, Jl. Kaliurang Km. 14,5, diisi dengan seminar membahas tentang peningkatan reputasi internasional bagi perguruan tinggi di Indonesia. Kegiatan seminar dibuka oleh Koordinator Kopertis Wilayah V, Dr. Ir. Bambang Supriyadi, CES., DEA. Sementara di hari ke dua, kegiatan NUNI akan diselenggarakan di kampus UAJY, Jl. Babarsari Yogyakarta.

Rektor UII, Dr. Ir. Harsoyo, M.Sc. dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada para pemateri dan peserta seminar di kampus UII. Ia menuturkan, adanya organisasi kemitraaan perguruan tinggi seperti NUNI akan sangat membantu upaya perguruan tinggi untuk terus meningkatkan kualitas dan peran sebagai upaya meraih reputasi di tingkat internasional.

Namun demikian menurut Dr. Harsoyo, di tengah banyaknya organisasi-organisasi antar perguruan tinggi yang sudah ada saat ini baik yang bersifat formal maupun informal, perlu mendefinisikan kembali bagaimana dan sejauh mana posisi yang akan diperankan NUNI sehingga mampu memberikan kontribusi maksimal bagi kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia.

Lebih lanjut disampaikan Dr. Harsoyo, reputasi sangat dipengaruhi oleh cara pandang dan siapa yang memegang instrumen tersebut. Menurutnya, QS Star atau lembaga lainnya harus dapat dilihat dengan arif sebagai sebuah proses sinkronisai  di seluruh bidang. Dan Jangan sampai kehilangan jatidiri sebagai bangsa Indonesia. “Jati diri ke-Indonesiaan itulah yang kita bisa bangun dengan adanya kolaborasi antar universitas dalam kerangka NUNI ini,” paparnya.

Sementara disampaikan Dr. Bambang Supriyadi, sudah waktunya perguruan tinggi seperti UII, UAJY, USD, Universitas Bina Nusantara juga perguruan tinggi lainnya yang masuk dalam daftar 21 Anggota NUNI, dapat mengisi dan mengantarkan para lulusannya baik di tingkat ASEAN juga di tingkat global. Dr. Bambang Supriyadi menambahkan, dengan adanya seminar atau networking seperti ini, tentunya tidak hanya menguntungkan dari sisi bagaimana dapat bersinergi maju bersama-sama, namun juga banyak hal lainnya. “Dengan kerjasama baik dalam negeri maupun kemudian dilanjutkan ke luar negeri, hal ini Akan memberikan poin sendiri di dalam peningkatan dari sisi akreditasinya,” paparnya.

Setelah sesi pembukaan, acara di kampus UII ini dilanjutkan dengan pemaparan materi seminar oleh para pembicara yang terbagi dalam dua sesi. Sesi pertama tentang Best Practices Akreditasi Internasional Program Studi, disampaikan oleh dua pemateri yakni Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Fakultas Ekonomika & Bisnis Universitas Gadjah Mada, Dr. B.M. Purwanto, MBA. dan Ketua Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil & Perencanaan UII, Miftahul Fauziah, ST, MT, Ph.D. Sementara sesi ke dua tentang Peningkatan Reputasi Internasional Perguruan Tinggi, materi disampaikan oleh Senior Researcher, QS Intelligence Unit, QS Asia Quacquarelli Symonds, Mr. Samuel Wong.




Share this Article ...
Live!Facebook!twitter!MySpace!Furl!Yahoo!
 
< Prev   Next >
About University
Campus Facilities
Centers and Departments
Directorate
Faculty and Programmes
Laboratory
Prospective Students
Student Affairs
Scholarship
Media Relations
Pemilu UII 2017
Contact
Web Directory
Blog
Email
Map of Campus
Site Map
Disable Campus Map