Universitas Islam Indonesia

Selamat datang di website Universitas Islam Indonesia
  • Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
Daya Saing Bangsa Bergantung Pada Kemajuan Sektor Transportasi PDF Bookmark and Share Print E-mail
User Rating: / 0
PoorBest 
Wednesday, 12 October 2016

ImageSebagai negara berpendapatan kapita menengah, Indonesia harus bergerak cepat untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing ekonominya. Hal ini sangat krusial karena negara berpendapatan menengah seringkali terjebak pada kemandekan ekonomi untuk menjadi negara berpendapatan tinggi. Salah satu upaya untuk lepas dari jebakan itu adalah dengan meningkatkan daya saing bangsa. Memajukan sektor transportasi nasional dinilai sebagai upaya strategis untuk mendorong tumbuhnya daya saing tersebut.

Sebagaimana tergambar dalam pelaksanaan acara Simposium Internasional Studi Transportasi Lintas Universitas yang digelar di kampus UII pada Rabu (12/10). Simposium ini tidak hanya diikuti oleh kalangan akademisi namun juga praktisi dan pemerhati bidang transportasi. Hadir sebagai keynote speaker, Prof. Dr. Siti Malkhamah dari UGM Yogya dan Prof. Dr. Atsushi Fukuda dari Nihon University, Jepang.

Keberadaa sektor transportasi yang handal dan merata sangat menunjang produktivitas ekonomi masyarakat dan mendorong tumbuhnya daya saing lokal. Transportasi yang maju dan dapat diandalkan akan turut memangkas biaya ekonomi angkutan barang dan manusia. Pada gilirannya ini akan menurunkan harga jual barang di pasar.

Wakil Rektor I UII, Dr.-Ing. Ilya Maharika, MA dalam sambutan pembukaan acara mengatakan tantangan membangun sektor transportasi yang maju dibayang-bayangi oleh ketatnya anggaran fiskal, pelambatan ekonomi nasional, dan ketersediaan dana investasi. Di samping itu, faktor alam yakni bencana tahunan, seperti banjir dan tanah longsor juga cukup mempengaruhi pembangunan sektor transportasi.

Meski demikian, hal ini hendaknya tidak menjadi alasan menunda-nunda pembangunan sektor transportasi nasional. Justru tantangan tersebut dapat menjadi sumber pelecut semangat untuk bergerak maju. “Era sekarang ini manusia seperti bangsa nomad yang memiliki mobilitas tinggi dan sering berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain. Hal ini tidak akan mungkin terjadi tanpa dukungan transportasi modern”, katanya.

Sesaat setelah sambutan pembukaan, juga dilangsungkan acara peluncuran buku berjudul Perencanaan Pembangunan Transportasi Kereta Api yang ditulis oleh Hermanto Dwiatmoko.

Di sisi lain, penyelenggaraan simposium juga menekankan pada pembangunan sektor transportasi yang akrab dan tahan terhadap bencana alam. Seperti diungkapkan Miftahul Fauziah, Ph.D selaku Ketua Organizing Committee.

Menurutnya, pembangunan transportasi tahan bencana sangat strategis dan relevan dengan kondisi Indonesia sebagai negara yang akrab dengan bencana alam. Sebab salah satu titik kritis pasca bencana adalah proses recovery untuk mengembalikan kehidupan seperti sebelum bencana terjadi dalam waktu yang tidak terlalu lama. Jalan-jalan yang terputus dan rusak seringkali menghambat proses recovery. Oleh karenanya, tahap pemulihan ini juga memerlukan dukungan dari sektor transportasi.




Share this Article ...
Live!Facebook!twitter!MySpace!Furl!Yahoo!
 
< Prev   Next >
About University
Campus Facilities
Centers and Departments
Directorate
Faculty and Programmes
Laboratory
Prospective Students
Student Affairs
Scholarship
Media Relations
Pemilu UII 2017
Contact
Web Directory
Blog
Email
Map of Campus
Site Map
Disable Campus Map