Universitas Islam Indonesia

Selamat datang di website Universitas Islam Indonesia
  • Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
ICSBE 2016, Sarana Tukar Ide dan Diseminasi Penelitian Lingkungan Terbangun Berkelanjutan PDF Bookmark and Share Print E-mail
User Rating: / 0
PoorBest 
Thursday, 13 October 2016

ImageFakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Islam Indonesia (UII) hari ini (12-14/10) menyelenggarakan International Conference on Sustainable Built Environment (ICSBE) yang pada tahun 2016 ini tercatat sudah dilaksanakan kali keempat. Hadir sebagai pembicara pada seminar tersebut Prof. Dolores Foley (University of Hawaii at Manoa, USA), Prof. Thomas Boving (University of Rhode Island, USA), Ibnu Sina S.Pi., M.Si., (Wali Kota Banjarmasin), Prof. Masahiko Fujii (Hokkaido University, Jepang), dan Ir. Surachman, M.Tech. (Direktur PT. Waskita Sangir Energi).

Acara dibuka langsung oleh Rektor UII Dr. Ir. Harsoyo, M.Sc., sekaligus memberikan sambutan dan menyampaikan bahwa pembangunan berkelanjutan yang dilakukan saat ini harus memperhatikan tiga aspek penting yaitu aspek ekonomi, aspek sosial, dan aspek lingkungan. Menurutnya, mengutip Laporan Komisi Pembangunan dan Lingkungan Dunia, pembangunan berkelanjutan adalah pembangunan yang dapat memenuhi kebutuhan saat ini dengan tetap memperhatikan kelangsungan kenerasi mendatang untuk tetap bisa memenuhi kebutuhan mereka.

Pembangunan berkelanjutan memang menjadi salah satu topik utama pembahasan pada seminar internasional ini. Ketua Panitia ICSBE 2016, Eko Siswoyo, ST., M.Sc.ES., Ph.D., dalam pers rilis nya menjelaskan bahwa tujuan penyelenggaraan ICSBE 2016 ini adalah sebagai sarana tukar ide, pemikiran, pengetahuan serta sebagai forum bagi akademisi dan profesional utuk diseminasi hasil-hasil penelitian terkini bidang lingungan terbangun berkelanjutan.

“Tema utama pada ICSBE 2016 ini diantaranya terdiri dari green infrastructure, sustainable resource management, sustainable city, dan isu-isu khusus berkaitan dengan manajemen kebencanaan”, imbuhnya.

Salah satu pemateri, Ibnu Sina, yang saat ini juga menjabat sebagai Walikota Banjarmasin, memberikan contoh pengelolaan kota yang berkelanjutan melalui sungai. Menurutnya peradaban pada zaman dahulu dibangun dari sungai, sekarang peradaban malah membelakangi sungai, ini saatnya merubah mindset bahwa sungai itu penting. Dalam kesempatan tersebut sempat dilaksanakan juga penandatangan kesepakatan kerjasama antara UII dengan Pemkot Banjarmasin dalam rangka mendukung program-program pembangunan berkelanjutan.

Image “Di Banjarmasin, kami membangun Pasar Apung yang semua transaksinya berada diatas sungai, selain menjadi objek pariwasata, Pasar Apung juga mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar”, pungkasnya.

Seperti diketahui, jumlah abstrak full paper yang dikirimkan kepada panitia ICSBE mencapai 140 dan sebanyak 95 berhasil terseleksi untuk dipresentasikan pada konferensi internasional ini. Peserta berasal dari berbagai negara diantaranya Indonesia, Thailand, Malaysia, Bangladesh, Australia, Taiwan, USA, Jepang, dan lain-lain. Dalam hal ini panitia ICSBE memberikan ucapan terimakasih kepada Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (KEMENRISTEKDIKTI) yang telang membeikan kontribusi berupa dana yang jumlahnya juga cukup besar atas pelaksanaan ICSBE 2016.




Share this Article ...
Live!Facebook!twitter!MySpace!Furl!Yahoo!
 
< Prev   Next >
About University
Campus Facilities
Centers and Departments
Directorate
Faculty and Programmes
Laboratory
Prospective Students
Student Affairs
Scholarship
Media Relations
Pemilu UII 2017
Contact
Web Directory
Blog
Email
Map of Campus
Site Map
Disable Campus Map