Universitas Islam Indonesia

Selamat datang di website Universitas Islam Indonesia
  • Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
Keanekaragaman Hayati Indonesia, Sumber Potensi Kimia Bahan Alam PDF Bookmark and Share Print E-mail
User Rating: / 0
PoorBest 
Tuesday, 18 October 2016

ImageTumbuhan dan organisme laut dengan kekayaan kandungan senyawa kimianya merupakan sumber bahan alam yang potensial untuk dikembangkan sebagai bahan pangan, kosmetika, dan obat-obatan. Indonesia sebagai negara beriklim tropis dengan keanekaragaman sumber bahan alam baik tumbuhan dan organisme laut yang paling tinggi di dunia (megabiodiversity), menjadikannya salah satu negara penghasil berbagai jenis senyawa-senyawa bahan alam dengan karakter yang khas dan unik. Sayangnya, pemanfaatan sumber daya alam dengan kekayaan senyawa kimia tersebut dinilai belum optimal. Padahal, keunggulan hayati ini sangat penting artinya bagi peningkatan daya saing bangsa.

Demikian disampaikan Rektor UII, Dr. Ir. Harsoyo, M.Sc ketika membuka Simposium Nasional Kimia Bahan Alam XXIV yang diadakan di Auditorium Kahar Muzakkir UII, Selasa (18/10). Simposium yang berlangsung hingga tanggal 19 Oktober ini diadakan oleh Program Studi Farmasi UII bersama Himpunan Kimia Bahan Alam Indonesia. Adapun peserta dari kegiatan ini sebagian besar adalah dosen dan peneliti-peneliti kimia bahan alam dari seluruh Indonesia.

Dikatakan Rektor UII, riset dan kajian yang berkelanjutan sangat dibutuhkan untuk menggali manfaat di balik keanekaragaman hayati Indonesia. “Di Indonesia saja terdapat 25.000 jenis atau lebih dari 10% dari flora dunia. Lumut dan ganggang diperkirakan jumlahnya 35.000 jenis. Tidak kurang dari 40% dari jenis-jenis ini hanya terdapat di Indonesia dan tidak terdapat di tempat lain di dunia”, kata Rektor. Keragaman flora tersebut sangat potensial menjadi kajian para pemerhati kimia bahan alam.

Sementara Ketua Pelaksana Simposium, Pinus Jumaryatno, Ph.D mengatakan para pakar bidang kajian kimia bahan alam, farmasi, dan kedokteran datang dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di dalam dan luar negeri. “Workshop dan Simposium Nasional ini secara detail akan membahas perkembangan terkini berkenaan dengan ilmu kimia bahan alam serta diharapkan dapat menjadi media pertukaran informasi dan memperkuat jalinan kerjasama penelitian”, ungkapnya.

Pada penyelenggaraan workshop akan dibahas beberapa topik antara lain yakni Nuclear Magnetic Resonance (NMR), High Performance Liquid Chromatography (HPLC) serta X-ray Crystalography. NMR merupakan salah satu metode spektrometri yang penting untuk menguraikan atau menentukan struktur dari senyawa yang tidak diketahui, termasuk stereokimia dari suatu senyawa. Sementara HPLC adalah teknik pemisahan yang diterima secara luas untuk analisis bahan obat.




Share this Article ...
Live!Facebook!twitter!MySpace!Furl!Yahoo!
 
< Prev   Next >
About University
Campus Facilities
Centers and Departments
Directorate
Faculty and Programmes
Laboratory
Prospective Students
Student Affairs
Scholarship
Media Relations
Pemilu UII 2017
Contact
Web Directory
Blog
Email
Map of Campus
Site Map
Disable Campus Map