Universitas Islam Indonesia

Selamat datang di website Universitas Islam Indonesia
  • Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
Bagus Riyono Berikan Kuliah Umum di UII Tentang Ilmu Pengetahuan yang Terintegrasi PDF Bookmark and Share Print E-mail
User Rating: / 0
PoorBest 
Tuesday, 29 November 2016

ImageIntegrasi ilmu pengetahuan adalah sesuatu yang tidak asing bagi umat Islam sejak ribuan tahun yang lalu. Namun demikian umat Islam dewasa ini sudah terasing dengan konsep tersebut sehingga merasa perlu untuk melakukan Islamisasi ilmu pengetahuan. Demikian disampaikan Dr. Bagus Riyono, MA. saat memberikan kuliah umum bagi seluruh mahasiswa pascasarjana Universitas Islam Indonesia (UII) hari Minggu (27/11) di Gedung Kuliah Umum Prof. Dr. Sardjito Kampus Terpadu UII.

Ia menjelaskan bahwa sebenarnya yang disebut Islamisasi ilmu pengetahuan itu bukanlah suatu usaha baru, namun adalah sebuah usaha untuk mengembalikan ilmu pengetahuan pada posisi yang benar, yaitu terintegrasi dengan ajaran agama, khususnya Islam.

“Seperti halnya risalah Islam itu sendiri, maka "Islamisasi" adalah suatu usaha untuk meluruskan dan mengkoreksi sesuatu yang melenceng dari kebenaran dan atau sesuatu yang mencampuradukkan antara yang benar dengan yang tidak benar (yang haq dan yang bathil).” Paparnya.

Islamisasi Science sebenarnya sudah dimulai sejak masa Imam Al Ghazali yang “berlangsung” selama 9 abad, mulai dari rumusan teoritis (“Tahafut al-Falasifah”, abad 11) dimana Al-Ghazali telah berhasil meletakkan dasar bagi ilmu pengetahuan modern tentang teori alam semesta yang benar dan lurus (sesuai dengan Al Qur’an) sampai dengan pembuktian empiris oleh Hubble (abad 20).

Dalam akhir kuliah umumnya Ia menyimpulkan bahwa islamisasi science adalah mengembalikan science sebagai jalan suci untuk mencari kebenaran. Untuk dapat melakukan Islamisasi science, “kita harus membersihkan niat kita dan memulai penjelajahan ilmiah kita dari inspirasi Al Qur’an. Islamisasi science berarti kita kembali pada semangat asal science dengan mewarisi semangat Tauhid Al-Haytham, “the first scientist”.” Tutupnya.

Kuliah Umum yang diselenggarakan oleh Direktorat Akademik UII tersebut merupakan kuliah umum seri kelima yang diperuntukkan bagi seluruh mahasiswa pascasarjana yang ada di lingkungan UII, dengan mengangkat tema ilmu pengetahuan yang terintegrasi diharapkan lulusan UII mampu menjadi ilmuan-ilmuan yang mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan islam sebagaimana mestinya.

 




Share this Article ...
Live!Facebook!twitter!MySpace!Furl!Yahoo!
 
< Prev   Next >
About University
Campus Facilities
Centers and Departments
Directorate
Faculty and Programmes
Laboratory
Prospective Students
Student Affairs
Scholarship
Media Relations
Pemilu UII 2017
Contact
Web Directory
Blog
Email
Map of Campus
Site Map
Disable Campus Map