Universitas Islam Indonesia

Selamat datang di website Universitas Islam Indonesia
  • Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
Nilai-Nilai Desa Perlu Dijaga dan Dilestarikan PDF Bookmark and Share Print E-mail
User Rating: / 0
PoorBest 
Wednesday, 30 November 2016

ImageSemakin derasnya arus modernisasi tanpa disadari terus meminggirkan keberadaan desa-desa. Tidak sedikit desa yang berubah untuk berkembang menjadi kawasan perkotaan. Kota-kota yang semakin membesar juga menyerap wilayah desa dan kawasan pertanian yang menjadi penyangganya. Padahal desa merupakan titik awal permulaan sebuah masyarakat.

Kondisi yang lebih memprihatinkan adalah tergerusnya nilai-nilai luhur yang dulu dijunjung masyarakat pedesaan, seperti gotong royong, semangat kekeluargaan, dan nilai membantu tanpa pamrih. Tanpa adanya upaya nyata, dikhawatirkan keberadaan desa dan nilai-nilai di dalamnya akan semakin dilupakan generasi mendatang. Untuk itu, perguruan tinggi dituntut bergerak dalam mendorong gerakan restorasi nilai desa dan penguatan masyarakat desa.

Sebagaimana terefleksi dalam acara Workshop Rural Urban Initiative, bertemakan Penguatan Masyarakat Lokal untuk Pembangunan Lingkungan Berkelanjutan yang diadakan di Gedung Perpustakaan UII pada Rabu (30/11). Workshop diinisiasi oleh Program Studi Arsitektur UII bekerjasama dengan The University of Nottingham, Inggris dengan dukungan dari British Council.

Ketua Panitia Workshop sekaligus Penggagas Sekolah Lurah UII, Dr. Yulianto Prihatmaji mengatakan tujuan penyelenggaraan workshop adalah untuk mempertemukan berbagai pakar yang peduli terhadap pelestarian nilai dan keberadaan desa. Para pakar yang diundang tidak hanya akademisi namun juga praktisi, birokrat, dan aktifis pelestarian desa yang diundang dari berbagai negara. Diharapkan mereka dapat saling memberikan masukan dan solusi atas permasalahan desa sesuai dengan bidang keahliannya. Setidaknya ada 36 pakar, di mana 18 di antaranya berasal dari Inggris dan Indonesia.

Wakil Rektor I UII, Dr.-Ing. Ilya Maharika, MA berpendapat ada yang perlu dibenahi dari paradigma pembangunan yang meminggirkan desa. “Ada yang menilai majunya sebuah wilayah jika ada toko berjejaring di sana, majunya sebuah kota kalau ada pusat perbelanjaan besar dan gerai kopi modern. Itu salah kaprah karena ini semakin meminggirkan nilai-nilai sosial yang ada di masyarakat dan menyuburkan sikap hidup konsumtif”, katanya.

Dr.-Ing. Ilya Maharika menilai, tidak dipungkiri campur tangan kekuatan modal sangat kuat dalam mengarahkan pembangunan. Namun hal ini hendaknya tidak menyurutkan langkah untuk memperkuat kapasitas masyarakat desa agar aktif menjaga nilai-nilai di wilayahnya.




Share this Article ...
Live!Facebook!twitter!MySpace!Furl!Yahoo!
 
< Prev   Next >
About University
Campus Facilities
Centers and Departments
Directorate
Faculty and Programmes
Laboratory
Prospective Students
Student Affairs
Scholarship
Media Relations
Pemilu UII 2017
Contact
Web Directory
Blog
Email
Map of Campus
Site Map
Disable Campus Map