Universitas Islam Indonesia

Selamat datang di website Universitas Islam Indonesia
  • Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
Pertumbuhan Keuangan Syariah di Indonesia Optimis Lebih Tinggi pada 2017 PDF Bookmark and Share Print E-mail
User Rating: / 0
PoorBest 
Monday, 19 December 2016

Pertumbuhan ekonomi syariah pada 2017 mendatang dipercaya akan terus meningkat. Perbankan syariah akan menjadi pemain penting bagi peningkatan pertumbuhan ekonomi syariah tersebut. Sampai dengan September 2016 ini pertumbuhan perbankan syariah baru mencapai 11,16%, hal itu menunjukkan bahwa potensi untuk terus berkembang masih terbuka lebar. Market share perbankan syariah juga masih berada pada kisaran angka 5%, potensi pertumbuhan pangsa pasarnya juga masih sangat besar. Ditambah lagi dengan gelombang konversi bank umum menjadi bank syariah di Indonesia yang menuai respon positif setelah diawali oleh konversi BPD Aceh menjadi BPD Aceh Syariah secara penuh.

Tidak hanya perbankan, dunia lembaga keuangan non-bank seperti microfinance juga memiliki peran yang tidak bisa dianggap remeh. Sektor microfinance terbukti mampu menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia ketika krisis datang pada kurun waktu 2008-2009. Menguatnya peran sektor microfinance di Indonesia diiringi dengan hadirnya kelas menengah baru yang memiliki gairah konsumsi dan wirausaha tinggi. Tentunya, peran microfinance terutama yang berbasis syariah seperti BMT (Baitul Mal wat Tamwil) menjadi penting untuk mengisi segmen ekonomi menengah ke bawah yang religious dan peduli dengan kepatuhan syariah.

Demikian seperti disampaikan oleh Agus Widarjono, SE., MA., Ph.D., Direktur Pusat Penelitian Pengkajian dan Ekonomi Islam (P3EI) Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (FE UII) ketika menyampaikan materi pada perhelatan acara diskusi “Outlook Ekonomi Islam 2017: Menguatkan Pondasi Industri Keuangan Syariah”. Diskusi yang digelar di Ruang P1/2 Gedung Prof. Ace Partadiredja FE UII juga mengundang pembicara dari Bank Syariah Mandiri (BSM) Noor Anis selaku Head of Strategic and Performance Management dan juga Ir. Saat Suharto Amjad selaku Direktur PBMT Ventura Indonesia.

Noor Anis menambahkan bahwa masyarakat Indonesia yang menggunakan layanan perbankan saat ini masih rendah, baru sekitar 36% artinya potensi pertumbuhan perbankan syariah kedepan masih sangat besar. Terlebih lagi dari total masyarakat yang menggunakan akses layanan perbankan hanya sekitar 5% nya saja yang termasuk dalam kategori ‘loyalis syariah’, selebihnya adalah masyarakat yang masih menghitung untung rugi dalam mengakses layanan perbankan.

“Potensi pertumbuhan ekonomi syariah terutama sektor perbankan yang masih tinggi ini tentu tidak akan ada artinya tanpa dukungan penuh dari pemerintah, kita patut mengapresiasi langkah pemerintah membentuk Komite Nasional Keuangan Syariah beberapa waktu lalu, semoga hal itu bisa menjadi sinyal positif bagi perkembangan ekonomi syariah di Indonesia kedepan,” pungkasnya.




Share this Article ...
Live!Facebook!twitter!MySpace!Furl!Yahoo!
 
< Prev   Next >
About University
Campus Facilities
Centers and Departments
Directorate
Faculty and Programmes
Laboratory
Prospective Students
Student Affairs
Scholarship
Media Relations
Pemilu UII 2017
Contact
Web Directory
Blog
Email
Map of Campus
Site Map
Disable Campus Map